BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar belakang
Dalam makalah ini penulis menerangkan tentang usefulness yang artinya dapat bermanfaat bagi orang lain serta dapat diandalkan, Menjadi pribadi yang sukses tentu saja impian semua orang di dunia ini. Dan pastinya tak mungkin ada seorangpun yang menginginkan dirinya terpuruk dalam setiap aktivitas maupun usahanya, meskipun hanya sekian menit lamanya. Kesuksesan tak akan pernah berarti sama sekali apabila harta, jabatan, ilmu dan popularitas yang kita peroleh tidak dapat bermanfaat untuk orang lain. Tentunya karena semua kesuksesan yang kita peroleh sesungguhnya tak lepas dari bantuan orang lain, terutama orang tua dan keluarga kita yang selalu intens menyemangati kita untuk terus bangkit tatkala diri ini terpuruk, sedih ataupun terluka fisik dan juga jiwa.
Pernahkah kita jumpai orang yang sukses tanpa bantuan orang lain ? Jikalau ada, mungkin saja ia seorang pendusta yang jelas-jelas kedustaannya karena semenjak bayi kita semua telah membutuhkan bantuan orang lain baik itu si ibu selaku orang tua, bidan yang membantu dalam kelahiran, maupun suami dan keluarga yang selalu menjaga agar pertumbuhan kita dapat optimal layaknya anak-anak di usia sebaya. Karena itulah belum pernah ada seorangpun yang hingga saat ini bisa memperoleh kesuksesannya dengan kemampuan sendiri. Hal ini karena telah menjadi kodratnya manusia sebagai makhluk sosial, selalu membutuhkan orang lain untuk mempertahankan hidupnya dan meraih kesuksesan yang mereka inginkan.
B. Rumusan Masalah
1. Apa
pengertian dari bermanfaat?
2. Apa saja ciri-ciri orang yang bermanfaat bagi orang lain?
3. Apa saja keuntungan dari orang yang bermanfaat?
4. Hal-hal apa yang menjadikan pribadi bermanfaat bagi orang lain
5. Apa saja perilaku yang berkaitan dengan usefulness
2. Apa saja ciri-ciri orang yang bermanfaat bagi orang lain?
3. Apa saja keuntungan dari orang yang bermanfaat?
4. Hal-hal apa yang menjadikan pribadi bermanfaat bagi orang lain
5. Apa saja perilaku yang berkaitan dengan usefulness
C.
Tujuan
1.
Apa memahami pengertian dari bermanfaat?
2. Bagaimana ciri-ciri orang yang bermanfaat bagi orang lain?
3. Mengetahui keuntungan dari orang yang bermanfaat?
4. Mengetahui hal-hal yang menjadikan pribadi bermanfaat bagi orang lain
5. Memahami perilaku yang berkaitan dengan usefulness
2. Bagaimana ciri-ciri orang yang bermanfaat bagi orang lain?
3. Mengetahui keuntungan dari orang yang bermanfaat?
4. Mengetahui hal-hal yang menjadikan pribadi bermanfaat bagi orang lain
5. Memahami perilaku yang berkaitan dengan usefulness
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Bermanfaat
Orang yang bermanfaat adalah orang yang menyadari bahwa dirinya diperlukan oleh banyak orang. Orang tersebut biasanya rendah hati, optimis dalam menghadapi hidup dan percaya diri dengan penuh semangat untuk menatap masa depan. Ia menyadari betul bahwa dirinya adalah seorang public figure yang harus diteladani, dicontoh dan dijadikan teman yang mampu berbagi rasa, sahabat di kala susah, pemecah masalah yang paling tepat dan pendamai suasana kacau.
Siapakah orang yang bermanfaat ini? Tidak lain adalah orang yang membuat rencana-rencana hidupnya dengan jelas atau orang yang menyusun program hidupnya dengan rinci dan penuh motivasi tinggi untuk selalu menjadi orang yang berguna setiap waktu. Apakah anda seperti yang dimaksud? Semoga saja YA.
Banyak orang tidak menyadari perlunya memiliki tujuan hidup. Ibarat perahu di tengah samudera, kehidupan mereka seolah berjalan tanpa arah, tergantung kemana angin bertiup dari waktu ke waktu, sehingga seberapa jauhpun pelayaran atau berapapun usia yang telah mereka habiskan, sesungguhnya tak ada hasil nyata yang mereka capai.
Pengertian bermanfaat itu sama dengan memiliki arti atau bernilai. Laksana sebuah emas yang kita simpan dan setiap saat bisa menjadi sangat berguna bagi kehidupan kita, lebih-lebih pada waktu kita memerlukannya. Emas adalah benda yang dapat meneteramkan hati, dibutuhkan oleh banyak orang dan dapat dijadikan simbol kebanggaan atau prestise. Begitu pula orang yang bermanfaat, maka hidupnya seperti emas.
B. Ciri-Ciri
Orang yang Bermanfaat Bagi Orang
Lain
1. Banyak
orang yang membutuhkan;
2. Banyak orang yang menyenangi;
3. Memberikan rasa aman dan tenteram dalam hidup
2. Banyak orang yang menyenangi;
3. Memberikan rasa aman dan tenteram dalam hidup
4. Menjadi kebanggaan atau
prestise;
5. Meringankan beban penderitaan orang lain
6. Selalu dirindukan oleh orang-orang yang mengenalnya;
7. Menjadi bagian dari pemecah masalah.
5. Meringankan beban penderitaan orang lain
6. Selalu dirindukan oleh orang-orang yang mengenalnya;
7. Menjadi bagian dari pemecah masalah.
C. Keuntungan dari Orang Yang Bermanfaat
Orang yang bermanfaat
akan disukai oleh banyak orang. Kehadirannya selalu dibutuhkan, karena ia
sendiri memiliki arti hidup cukup banyak, baik bagi dirinya maupun bagi orang
lain. Misalnya mampu memberikan rasa aman dan tentram. Disamping itu, ia juga
menjadi kebanggaan bagi orang lain. Orang akan merasa bangga ketika berkumpul
dengannya, karena tanpa sengaja mereka pun akan mendapatkan imbasnya, yakni
menjadi orang yang bermanfaat pula. Ia juga mampu meringankan penderitaan orang
lain, karena empati yang diberikannya. Selain itu, ia akan selalu dirindukan
oleh orang lain karena setiap yang dilakukannya selalu menyejukkan hati. Lebih
dari itu, ia akan selalu diandalkan oleh orang lain sebagai pemecah masalah.
D.
Tips Menjadi Orang
yang Bermanfaat
Bagaimana
Menjadikan Diri kita Sangat BergunaSemua orang ingin berguna atau bermanfaat
bagi orang lain. Kita ingin merasa dibutuhkan, kompeten - seperti kita sedang
membuat suatu perbedaan, walaupun dalam bentuk yang kecil. Beberapa orang di
sekitar kita ada yang sangat bermanfaat bagi orang lain. Mereka adalah
orang-orang yang dituju oleh setiap orang saat bantuan dibutuhkan. Mereka
adalah orang-orang yang membuat kita merasa berguna hanya karena kita mengenal
mereka - saat ada sesuatu untuk dikerjakan, kita dapat mengatakan "Oh,
saya tau dia dapat
mengerjakannya!"Mereka belum tentu orang yang lebih pintar, lebih memiliki koneksi, atau kompeten - apa yang membuat mereka sangat berguna adalah sikap mereka. Mereka tidak hanya menolong, tetapi mereka juga dapat membuat orang lain merasa nyaman. Membutuhkan pertolongan membuat seseorang merasa tidak berdaya dan tidak berguna - namun orang-orang ini dapat membalikan-nya dan membuat kita merasa kaya.
mengerjakannya!"Mereka belum tentu orang yang lebih pintar, lebih memiliki koneksi, atau kompeten - apa yang membuat mereka sangat berguna adalah sikap mereka. Mereka tidak hanya menolong, tetapi mereka juga dapat membuat orang lain merasa nyaman. Membutuhkan pertolongan membuat seseorang merasa tidak berdaya dan tidak berguna - namun orang-orang ini dapat membalikan-nya dan membuat kita merasa kaya.
Berikut adalah tips untuk membuat diri anda menjadi orang yang sangat berguna:
a.
Bagikan apa yang
anda tau: Terbukalah kepada orang-orang mengenai kekuatan dan pengetahuan anda.
Biarkan orang lain tau bahwa anda memiliki kemampuan untuk menolong saat ada
seseorang yang kesusahan. Banyak orang yang tau mengenai banyak hal, namun
tidak mau repot untuk memberitahu yang lain.
b. Percayalah kepada diri anda: Saat kita kurang percaya diri, kita akan membuat alasan untuk tidak menolong orang lain. Orang yang sangat berguna tidak pernah membuat alasan - mereka lompat kedalam masalah dan melakukansegala sesuatu dengan kemampuan terbaik mereka.
c. Pecahkan masalah: Segeralah tolong mereka yang sedang menghadapi masalah, tanpa mempertanyakan atau membuat penilaian kepada apa yang membawa mereka pada masalah tersebut.
d. Berikanlah dengan ikhlas: Kita akan selalu mengingat akan jasa seseorang yang bersedia menolong kita lebih jauh. Kita juga akan mengingat akan siapa yang menolong dengan terpaksa. Jadi ingatlah untuk melakukan-nya dengan sukarela.
e. Puaskan rasa penasaran anda: Lihatlah setiap peluang yang ada sebagai kesempatan untuk belajar sesuatu yang baru, untuk memperluas pengetahuan dan kompetensi anda.
f. Dengarkan orang lain: Orang yang tidak dapat berbuat sesuatu, seringkali akan memiliki rasa sakit secara emosional dengarkan mereka dan selalu sediakan bahu anda untuk mereka.
g. Jangan mengambil alih: Memang menggoda untuk menyingkirkan seseorang dan mengambil alih perkerjaan untuk diri anda. Namun hal ini akan membuat seseorang merasakan perasaan tidak enak. Sebisa mungkin, bekerjalah bersama mereka dan tunjukan bahwa anda menghargai keahlian dan perspektif mereka dalam pekerjaan tersebut.
h. Tau kapan berhenti: Saat masalah terpecahkan, kembalikan apa yang anda kerjakan kepada orang yang anda Bantu. Mereka akan mengerti apa yang harus dikerjakan saat mereka telah mengatasi bagian yang sulit - berikan mereka kesempatan untuk mempraktekan kemampuan dan bakat mereka.
i. Ajarkan, bukan beritahu: Sebisa mungkin, jelaskan apa yang sedang anda lakukan dan mengapa. Biarkan orang yang anda bantu menerima informasi untuk menyelesaikan masalah yang ada. Jangan berasumsi karena anda adalah pakar, maka hanya anda yang dapat menyelesaikan masalah yang ada.
j. Peka-lah terhadap perasaan dan keterbatasan orang lain: Bantulah orang lain melewati masalah dengan persaan lebih baik, bukan lebih buruk. Mengertilah bahwa saat seorang membutuhkan bantuan, mereka sedang menurunkan harga diri mereka. Jangan taruh mereka
b. Percayalah kepada diri anda: Saat kita kurang percaya diri, kita akan membuat alasan untuk tidak menolong orang lain. Orang yang sangat berguna tidak pernah membuat alasan - mereka lompat kedalam masalah dan melakukansegala sesuatu dengan kemampuan terbaik mereka.
c. Pecahkan masalah: Segeralah tolong mereka yang sedang menghadapi masalah, tanpa mempertanyakan atau membuat penilaian kepada apa yang membawa mereka pada masalah tersebut.
d. Berikanlah dengan ikhlas: Kita akan selalu mengingat akan jasa seseorang yang bersedia menolong kita lebih jauh. Kita juga akan mengingat akan siapa yang menolong dengan terpaksa. Jadi ingatlah untuk melakukan-nya dengan sukarela.
e. Puaskan rasa penasaran anda: Lihatlah setiap peluang yang ada sebagai kesempatan untuk belajar sesuatu yang baru, untuk memperluas pengetahuan dan kompetensi anda.
f. Dengarkan orang lain: Orang yang tidak dapat berbuat sesuatu, seringkali akan memiliki rasa sakit secara emosional dengarkan mereka dan selalu sediakan bahu anda untuk mereka.
g. Jangan mengambil alih: Memang menggoda untuk menyingkirkan seseorang dan mengambil alih perkerjaan untuk diri anda. Namun hal ini akan membuat seseorang merasakan perasaan tidak enak. Sebisa mungkin, bekerjalah bersama mereka dan tunjukan bahwa anda menghargai keahlian dan perspektif mereka dalam pekerjaan tersebut.
h. Tau kapan berhenti: Saat masalah terpecahkan, kembalikan apa yang anda kerjakan kepada orang yang anda Bantu. Mereka akan mengerti apa yang harus dikerjakan saat mereka telah mengatasi bagian yang sulit - berikan mereka kesempatan untuk mempraktekan kemampuan dan bakat mereka.
i. Ajarkan, bukan beritahu: Sebisa mungkin, jelaskan apa yang sedang anda lakukan dan mengapa. Biarkan orang yang anda bantu menerima informasi untuk menyelesaikan masalah yang ada. Jangan berasumsi karena anda adalah pakar, maka hanya anda yang dapat menyelesaikan masalah yang ada.
j. Peka-lah terhadap perasaan dan keterbatasan orang lain: Bantulah orang lain melewati masalah dengan persaan lebih baik, bukan lebih buruk. Mengertilah bahwa saat seorang membutuhkan bantuan, mereka sedang menurunkan harga diri mereka. Jangan taruh mereka
pada posisi tersebut dan pastikan
mereka tidak membuat diri mereka merasa kecil.
k. Mintalah bantuan: Berikan orang lain kesempatan
untuk menunjukan kemampuan mereka pada
area yang mereka bisa saat anda sedang membutuhkan pertolongan.
l. Jadilah orang yang dapat diandalkan: Saat anda berkomitmen untuk menolong seseorang, lakukanlah dengan baik. Jangan melakukannya karena anda merasa dibutuhkan. Menjadi orang berguna, bukan berarti anda membiarkan diri anda untuk dimanfaatkan. Namun itu berarti, anda menawarkan apa yang dapat anda lakukan, saat anda bisa melakukannya, dan anda melakukannya dengan hati yang tulus.
l. Jadilah orang yang dapat diandalkan: Saat anda berkomitmen untuk menolong seseorang, lakukanlah dengan baik. Jangan melakukannya karena anda merasa dibutuhkan. Menjadi orang berguna, bukan berarti anda membiarkan diri anda untuk dimanfaatkan. Namun itu berarti, anda menawarkan apa yang dapat anda lakukan, saat anda bisa melakukannya, dan anda melakukannya dengan hati yang tulus.
E.
Hal-Hal yang Menjadikan Pribadi Bermanfaat Bagi
Orang Lain
Manusia yang paling baik adalah manusia yang paling banyak memberikan manfaat kepada orang lain tanpa membedakan warna kulit, status, atau bahkan agama (keyakinan) yang dianutnya. Dan ada banyak hal dari mulai yang sederhana hingga yang rumit yang bisa kita lakukan untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain.
1. Seputar Ilmu (Sharing Knowledge)
a.
Berkenaan dengan
ilmu, semakin kita mengamalkan ilmu dan membagikan ilmu kita kepada orang lain
hal itu tidak akan menjadikan kita bodoh, justru ilmu yang kita miliki akan
terus, dan terus bertambah. Layaknya pisau, jika setiap hari kita asah maka
ketajamannya akan semakin bertambah hari demi hari. Jadi jangan sampai kita
menjadi orang yang kikir (pelit) akan ilmu, hanya karena kita takut kalah
tersaingi oleh orang lain, dan tak ingin ada orang yang sebanding dengan kita.
Sungguh picik dan jelek pastinya jika ada pikiran tersebut karena jelas salah
dan rusak pikiran yang demikian. Berbahagialah ada banyak ilmu yang bisa kita
bagikan kepada orang lain. Berbagi ilmu itu mudah dan sederhana tak harus
memiliki predikat sarjana, doktor, profesor atau bahkan ustadz. Kita bisa
melakukannya lewat tulisan, perkataan atau tindakan langsung yang di tujukan
kepada orang-orang di sekitar kita misalnya, dan seterusnya.
b. Berbagi Nasihat (Sharing Advice)
Jangan pernah beranggapan setangguh apapun diri ini tak satupun nasihat orang lain kita butuhkan. Sombong jika kita seperti itu. Setiap orang pastilah butuh akan nasehat dari orang lain, tak peduli atasan atau bawahan, anak kecil atau dewasa, kaya atau miskin, tokoh-tokoh agama atau umat biasa, hingga suami ataupun istri. Nasehat adalah turur kata yang baik, yang mengarahkan diri kita menjadi pribadi yang lebih baik. Ketika kita melihat orang lain berbuat hal yang tidak benar, maka nashatilah dia sesuai dengan porsi masing-masing. Kenapa saya bilang harus sesuai porsi, karena menasehati itu bukan menyalahkan dan menghukum, jadi tidak boleh berlebihan, kemudian menasehati juga harus melihat siapa yang di nasehati kalau dia orang yang lebih tua dari kita maka cara yang di gunakan juga harus berbeda.
Jangan pernah beranggapan setangguh apapun diri ini tak satupun nasihat orang lain kita butuhkan. Sombong jika kita seperti itu. Setiap orang pastilah butuh akan nasehat dari orang lain, tak peduli atasan atau bawahan, anak kecil atau dewasa, kaya atau miskin, tokoh-tokoh agama atau umat biasa, hingga suami ataupun istri. Nasehat adalah turur kata yang baik, yang mengarahkan diri kita menjadi pribadi yang lebih baik. Ketika kita melihat orang lain berbuat hal yang tidak benar, maka nashatilah dia sesuai dengan porsi masing-masing. Kenapa saya bilang harus sesuai porsi, karena menasehati itu bukan menyalahkan dan menghukum, jadi tidak boleh berlebihan, kemudian menasehati juga harus melihat siapa yang di nasehati kalau dia orang yang lebih tua dari kita maka cara yang di gunakan juga harus berbeda.
c.
Berbagi waktu
(Sharing Time)
Pernah mendengar istilah ini “waktu adalah emas” ?, jika belum pernah sama sekali mendengarnya, maka jangan pernah sama sekali menganggap jam dinding ataupun jam tangan sebagai emas. Selain bisa-bisa kita dianggap memiliki kelainan jiwa, kepercayaan yang kita miliki bisa-bisa langsung runtuh dan tak tersisa barang sedikitpun. “Waktu adalah emas”, istilah ini muncul karena begitu berharganya waktu dalam kehidupan setiap manusia. Dan hal ini yang sering di jadikan alasan kenapa orang sangat memperhatikan masalah waktu dan terkesan tidak mau membuang waktu begitu saja. Tapi perlu kita tahu juga karena waktu, seorang anak sering merasa tidak punya orang tuanya, seorang adik merasa tidak punya kakak, seorang anak yang kecewa karena di hari pentingnya orang tua tidak bisa hadir. Kenapa hal itu itu terjadi? Karena mereka tidak bisa berbagi waktu. Penting kita pahami dengan berbagi waktu dengan orang lain tidak akan menjadikan kita kehilangan uang jutru dengan bisa berbagi waktu dengan orang lain akan menjadikan kita menjadi pribadi yang mau peduli dan memperhatikan orang lain.
Pernah mendengar istilah ini “waktu adalah emas” ?, jika belum pernah sama sekali mendengarnya, maka jangan pernah sama sekali menganggap jam dinding ataupun jam tangan sebagai emas. Selain bisa-bisa kita dianggap memiliki kelainan jiwa, kepercayaan yang kita miliki bisa-bisa langsung runtuh dan tak tersisa barang sedikitpun. “Waktu adalah emas”, istilah ini muncul karena begitu berharganya waktu dalam kehidupan setiap manusia. Dan hal ini yang sering di jadikan alasan kenapa orang sangat memperhatikan masalah waktu dan terkesan tidak mau membuang waktu begitu saja. Tapi perlu kita tahu juga karena waktu, seorang anak sering merasa tidak punya orang tuanya, seorang adik merasa tidak punya kakak, seorang anak yang kecewa karena di hari pentingnya orang tua tidak bisa hadir. Kenapa hal itu itu terjadi? Karena mereka tidak bisa berbagi waktu. Penting kita pahami dengan berbagi waktu dengan orang lain tidak akan menjadikan kita kehilangan uang jutru dengan bisa berbagi waktu dengan orang lain akan menjadikan kita menjadi pribadi yang mau peduli dan memperhatikan orang lain.
d. Berbagi Ide (Sharing Ideas)
Memang tidak semua ide bisa kita berikan begitu saja kepada orang lain. Karena itu, ide yang kita angap sederhana acapkali merupakan bentuk bantuan yang sangat baik dan istimewa bagi orang lain. Kita mungkin tak menyangka kalutnya seserang, penatnya pikiran saudara dan sakitanya tetangga disebabkan belum adanya jalan keluar dalam mengatasi dan memecahkan masalah yang di milikinya. Karena itu ide yang kita berikan bisa jadi memecahkan kebuntuan orang lain atas masalah yang mereka alami. Jika sudah begitu, bayangkan saja betapa senangnya jika ide kita itu bisa bermanfaat dan membantu orang lain.
Memang tidak semua ide bisa kita berikan begitu saja kepada orang lain. Karena itu, ide yang kita angap sederhana acapkali merupakan bentuk bantuan yang sangat baik dan istimewa bagi orang lain. Kita mungkin tak menyangka kalutnya seserang, penatnya pikiran saudara dan sakitanya tetangga disebabkan belum adanya jalan keluar dalam mengatasi dan memecahkan masalah yang di milikinya. Karena itu ide yang kita berikan bisa jadi memecahkan kebuntuan orang lain atas masalah yang mereka alami. Jika sudah begitu, bayangkan saja betapa senangnya jika ide kita itu bisa bermanfaat dan membantu orang lain.
F.
Perilaku yang Terkait dengan Usefulness
1. Senang melibatkan diri untuk aktifitas yang bermanfaat
2. Suka membantu orang lain
3. Berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan
4. Berinisiatif dalam melakukan sesuatu yang dapat dimanfaatkan orang lain
5. Selalu mengerjakan dengan sungguh-sungguh setipa tugas yang diberikan, bahkan membuatnya lebih dari yang di harapkan
6. Selalu berfikir yang dapat menyenangkan kedua belah pihak
2. Suka membantu orang lain
3. Berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan
4. Berinisiatif dalam melakukan sesuatu yang dapat dimanfaatkan orang lain
5. Selalu mengerjakan dengan sungguh-sungguh setipa tugas yang diberikan, bahkan membuatnya lebih dari yang di harapkan
6. Selalu berfikir yang dapat menyenangkan kedua belah pihak
BAB III
PENUTUPAN
KESIMPULAN
Mungkin
beberapa hal diatas teramat sederhana dan sering kita lakukan. Namun meski
begitu jangan pernah kita menganggapnya sepele karena sedikit usaha yang kita
lakukan baik dalam berbagi pengetahuan, nasihat, waktu ataupun berbagi ide
merupakan sesuatu banget bagi orang lain. Karena itulah, mari mulai kita
bermanfaat bagi orang lain, terutama orang-orang di sekitar kita saat ini juga,
Maka mulai saat ini, pikirkanlah, apa manfaat yang bisa kita lakukan di dalam kehidupan kita yang bisa kita berikan kepada orang lain, karena Allah menciptakan kita bukan untuk hal yang penuh dengan kesia-siaan
Maka mulai saat ini, pikirkanlah, apa manfaat yang bisa kita lakukan di dalam kehidupan kita yang bisa kita berikan kepada orang lain, karena Allah menciptakan kita bukan untuk hal yang penuh dengan kesia-siaan
DAFTAR
PUSTAKA
http://deedee.890m.com Powered by Joomla! Generated: 8 May,
2009, 01:
http://muismulya.blogdetik.com/2013/10/09/menjadi-pribadi-berguna-untuk-sesama/comment-page-1/#.VD-y6kpThmY
http://www.voa-islam.com/read/smart-teen/2013/11/10/27525/sudahkah-kita-menjadi-pribadi-yang-bermanfaat-bagi-orang-lain/#sthash.GakqEANQ.dpbs
http://www.motivasi-islami.com/5-langkah-menjadi-pribadi-yang-bermanfaat/
http://muismulya.blogdetik.com/2013/10/09/menjadi-pribadi-berguna-untuk-sesama/comment-page-1/#.VD-y6kpThmY
http://www.voa-islam.com/read/smart-teen/2013/11/10/27525/sudahkah-kita-menjadi-pribadi-yang-bermanfaat-bagi-orang-lain/#sthash.GakqEANQ.dpbs
http://www.motivasi-islami.com/5-langkah-menjadi-pribadi-yang-bermanfaat/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar