Sabtu, 27 September 2014

Dasar Epistomologi Ilmu

   Landasan atau dasar Epistemologi Ilmu disebut metode ilmiah. Dengan kata lain metode ilmiah adalahcara yang dilakuakn ilmu dalam menyusun pengetahuan yang benar. Epistemologi atau teori pengetahuan, membahas secara mendalam segenap proses yang terlihat dalamusaha kita untuk memperoleh pengetahuan. Ditinjau dari pengetahuan ini, ilmu lebih bersifatmerupakan kegiatan daripada sekedar produk yang siap diasumsikan. Kata sifat “keilmuan” lebihmencerminkan hakikat ilmu daripada istilah ilmu sebagai kata benda. Kegiatan ilmu juga bersifatdinamis, tidak statis.Kegiatan dalam mencari pengetahuan tentang apapun, selama hal itu terbatas pada objek empiris dan pengetahuan tersebut diperoleh dengan mempergunakan metode keilmuan, adalah sah untuk disebutkeilmuan. Seorang sarjana yang mempunyai profesi bidang ilmu belum tentu mendekati masalahilmunya ssecara keilmuan. Hakikat ilmu tidak berhubungan dengan title, profesi, atau kedudukan.Hakikat ilmu ditentukan oleh cara berfikir yang dilakukan menurut persyaratan keilmuan.53)Sumber Pengetahuan Dalam hidup ini dan kehidupan ini, manusia melihat masalah, lalu memikirkan masalah itu danmengamati dengan cermat, kemudian menghubung-hubungkan hasil pengamatannya itu. Demikianmisalnya, Izaac Newton, yang pada suatu hari duduk dibelakang rumahnya. Kemudian dia melihaysebuah apel yang jatuh dari pohonnya. Ia heran, mengapa apel itu jatuh dari pohonnya dan tidak melayang-layang diangkasa.
                                                                                                                                  4
     Hal ini yang mendorongnya untuk meneliti terus-menerus, hinggaditemukan “ The Law of Gravitation” dengan daya tarik bumi, maka benda ynag memiliki bobot akan jatuh kebumi.Dalam hipotesis adanya WAhyu Allah, maka dapatlah dikatakan bahwa ada empat sember pengetahuanmanusia, yaitu :

  1.    Empirisme

Pengalaman manusia, Dengan ini muncul aliran Empirisme yang dipelopori oleh tokoh John Locke.Manusia dilahirkan sebagai kertas putih / meja putih. Pengalamanlah yang akan memberikan lukisan padanya. Dunia empiris merupakan sember pengetahaun, utama dalam dunia pendidikan, terkenaldengan teori ‘Tabula Rasa’ ( teori kertas putih) Empirisme merupakan aliran dalam filsafat yang berpendapat bahwa pengetahuan dapat diperolehmelalui pengalaman, observasi, dan penginderaan.

  1. 2 .Rasionalisme

   Pikiran manusia, hal ini melahirkan faham rasionalisme, yang berpendapat bahwa sumber satu-satunyadari pengetahuan manusia adalah rasionya. Pelopornya adalah Rene Descrates. Aliran ini sangatmendewakan akal budi manusia yang melahirkan paham “intelektualisme’ dalam dunia pendidikan.

           3. Intuisionisme
    Secara etimologi, istilah intuisi, berarti langsung melihat, secara umum, merupakan suatu metode yangtidak berdasarkan penalaran maupun pengalaman dan pengamatan indra.Intuisi manusia, kalau pengetahuan yang diperoleh secara rsional dan empiris yang merupakan produk dari sesuatu rangkaian nalar, maka intuisi merupakan pengetahuan yang diperoleh tanpa melalui proses penalaran itu. Jawaban dari permasalahan yang sedang dipikirkan muncul dibenak manusia sebagaisuatu keyakinann yang benar walaupun manusia tidak bisa menjelaskan bagaimana caranya untuk sampai kesitu secara rasionala. Pengetahuan intuitif diapaki sebagai hipotesis bagi analisis selanjutnyadalam menetapkan benar tidaknya penetapan yang dikemuakakan itu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar