Landasan atau dasar Epistemologi Ilmu disebut
metode ilmiah. Dengan kata lain metode ilmiah adalahcara yang dilakuakn ilmu
dalam menyusun pengetahuan yang benar. Epistemologi atau teori pengetahuan,
membahas secara mendalam segenap proses yang terlihat dalamusaha kita untuk
memperoleh pengetahuan. Ditinjau dari pengetahuan ini, ilmu lebih
bersifatmerupakan kegiatan daripada sekedar produk yang siap diasumsikan. Kata
sifat “keilmuan” lebihmencerminkan hakikat ilmu daripada istilah ilmu sebagai
kata benda. Kegiatan ilmu juga bersifatdinamis, tidak statis.Kegiatan dalam
mencari pengetahuan tentang apapun, selama hal itu terbatas pada objek empiris
dan pengetahuan tersebut diperoleh dengan mempergunakan metode keilmuan,
adalah sah untuk disebutkeilmuan. Seorang sarjana yang mempunyai profesi bidang
ilmu belum tentu mendekati masalahilmunya ssecara keilmuan. Hakikat ilmu tidak
berhubungan dengan title, profesi, atau kedudukan.Hakikat ilmu ditentukan oleh
cara berfikir yang dilakukan menurut persyaratan keilmuan.53)Sumber Pengetahuan
Dalam hidup ini dan kehidupan ini, manusia melihat masalah, lalu memikirkan
masalah itu danmengamati dengan cermat, kemudian menghubung-hubungkan hasil
pengamatannya itu. Demikianmisalnya, Izaac Newton, yang pada suatu hari duduk
dibelakang rumahnya. Kemudian dia melihaysebuah apel yang jatuh dari pohonnya.
Ia heran, mengapa apel itu jatuh dari pohonnya dan tidak melayang-layang
diangkasa.
4
Hal ini yang
mendorongnya untuk meneliti terus-menerus, hinggaditemukan “ The Law of
Gravitation” dengan daya tarik bumi, maka benda ynag memiliki bobot
akan jatuh kebumi.Dalam hipotesis adanya WAhyu Allah, maka dapatlah
dikatakan bahwa ada empat sember pengetahuanmanusia, yaitu :
- Empirisme
Pengalaman manusia, Dengan ini muncul aliran Empirisme yang
dipelopori oleh tokoh John Locke.Manusia dilahirkan sebagai kertas putih / meja
putih. Pengalamanlah yang akan memberikan lukisan padanya. Dunia empiris
merupakan sember pengetahaun, utama dalam dunia pendidikan, terkenaldengan
teori ‘Tabula Rasa’ ( teori kertas putih) Empirisme merupakan aliran dalam
filsafat yang berpendapat bahwa pengetahuan dapat diperolehmelalui pengalaman,
observasi, dan penginderaan.
- 2 .Rasionalisme
Pikiran manusia, hal ini melahirkan faham
rasionalisme, yang berpendapat bahwa sumber satu-satunyadari pengetahuan
manusia adalah rasionya. Pelopornya adalah Rene Descrates. Aliran ini
sangatmendewakan akal budi manusia yang melahirkan paham “intelektualisme’
dalam dunia pendidikan.
3. Intuisionisme
Secara etimologi, istilah intuisi, berarti
langsung melihat, secara umum, merupakan suatu metode yangtidak berdasarkan
penalaran maupun pengalaman dan pengamatan indra.Intuisi manusia, kalau
pengetahuan yang diperoleh secara rsional dan empiris yang merupakan
produk dari sesuatu rangkaian nalar, maka intuisi merupakan pengetahuan
yang diperoleh tanpa melalui proses penalaran itu. Jawaban dari
permasalahan yang sedang dipikirkan muncul dibenak manusia sebagaisuatu
keyakinann yang benar walaupun manusia tidak bisa menjelaskan bagaimana caranya
untuk sampai kesitu secara rasionala. Pengetahuan intuitif diapaki sebagai
hipotesis bagi analisis selanjutnyadalam menetapkan benar tidaknya penetapan
yang dikemuakakan itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar