KONSEP FILSAFAT
PANCASILA
Ø
Ontologi
(realita)
Dasar ontologis
pancasila pada hakikatnya adalah manusia yang memiliki hakikat mutlak monopluralis yaitu hakikat yang memiliki
unsur-unsur pokok yang terdiri dari jiwa (rohani) dan raga (jasmani). Oleh
karena itu hakikat dasar ini juga disebut sebagai dasar antropologis. Subjek pendukung pokok sila-sila pancasila
adalah manusia. Hal ini dapat dijelaskan bahwa Ketuhanan Yang Maha Esa, yang
berkemanusiaan yang adil dan beradap, yang persatuan, yang berkerakyatan yang
dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan serta
berkeadilan sosial pada hakikatnya adalah manusia. (Notonegoro,1975:23). Adapun
pendukung pokok negara adalah rakyat dan unsur rakyat adalah manusia itu
sendiri. Sehingga tepatlah pancasila bahwa hakikat dasar antropologis sila-sila
pancasila adalah manusia.
Ø
Epistemologi
(Pengetahuan)
Dasar epistomologis pancasila pada
hakikatnya tidak dapat dipisahkan dengan dasar ontologisnya. Pancasila sebagai
suatu ideologi bersumber pada nilai-nilai dasarnya yaitu filsafat
pancasila.(Soeryanto,1991:50). Dalam epistomologi terdapat 3 persoalan yang
mendasar, yang pertama tentang sumber pengetahuan manusia, kedua tentang teori
kebenaran pengetahua manusia, ketiga tentang watak pengetahuan manusia
(Titus,1984:20).
Pancasila sebagai suatu objek
pengetahuan pada hakikatnya meliputi masalah sumber pengetahuan pancasila dan
susunan pengetahuan pancasila. Karena pancasila sebagai sistem pengetahuan maka
memiliki susunan yang bersifat sila-sila pancasila maupun arti sila-sila
pancasila.
Ø
Axiologi (Nilai)
Sila-sila sebagai suatu sistem
filsafat juga memiliki satu kesatuan dasar aziologisnya sehingga nilai-nilai
yang terkandung dalam pancasila pada hakikatnya juga merupakan suatu kesatuan.
Pada hakikatnya segala sesuatu itu bernilai. Hanya nilai macam apa saja yang
ada serta bagaimana hubungan nilai tersebut dengan manusia. Banyak pandangan
tentang nilai terutama dalam menggolongkan-golongkan nilai dan penggolongan
tersebut amat beraneka ragam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar