Kata filsafat berasal dari bahasa yunani, yaitu dari kata “philos” dan
“sophos” menjadi philosophia. Philos berarti cinta atau teman, sophos berarti
bijaksana. Jadi philosophia atau filsafat berarti cinta kepada
kebijaksanaan/pengetahuan. Seorang ahli pikir disebut filosof. Kata ini mula-mula dipakai oleh
Herakleitos.
Filsafat terbentuk karena berfilsafat. Dapat disimpulkan bahwa berfilsafat
adalah mencari kebenaran tentang segala sesuatu yang dipermasalahkan dengan
berfikir secara radikal, sistem radikal
dan universal. Dan filsafat adalah sistem
kebenaran tentang segala sesuatu yang dipersoalkan sebagai hasil dari berfikir
secara radikal, sistematis, dan universal.
Dengan demikian dapatlah disimpulkan, bahwa apa yang disebut filsafat adalah suatu usaha pemikiran manusia yang sungguh-sungguh, secara sistematis
dan radikal untuk mencari kebenaran sesuai dengan ruang dan waktu.
Jikalau ditinjau dari lingkup pembahasannya, maka filsafat meliputi banyak
bidang bahasan antara lain tentang manusia, masyarakat, alam, pengetahuan, etika, logika, agama, estetika dan lainnya. Oleh karena itu seiring dengan
perkembangan ilmu pengetahuan maka muncul dan berkembang juga ilmu filsafat
yang berkaitan dangan bidang-bidang ilmu tertentu, misalnya filsafat sosial,
filsafat hukum, filsafat politik, filsafat bahasa, filsafat ilmu pengetahuan,
filsafat lingkungan, filsafat agama dan filsafat yang berkaitan dengan bidang
ilmu lainnya.
Paham yang
menempatkan masyarakat dan individu secara seimbang. Ada kebebasan tetapi demi
kebaikan diadakan pembabatan terhadap kebebasan itu yang berarti bebas tapi
bertanggung jawab. Mengakui adanya HAM dan mengakui adanya Tuhan YME, beragama
sesuai dengan agama yang dianutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar